fiqihwanita_
Pentingnya Mengajarkan Tauhid Pada Anak🏡🏡
👇
👇
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mendidik anak, di antaranya:
.
1. Mendidik anak dengan cara-cara yang baik dan sabar agar mereka mengenal dan mencintai Allaah, yang menciptakannya dan seluruh alam semesta, mengenal dan mencintai Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, yang pada diri beliau terdapat suri tauladan yang mulia, serta agar mereka mengenal dan memahami Islam untuk diamalkan. Ajarkanlah Tauhid, yaitu bagaimana mentauhidkan Allah, dan jauhkan serta laranglah anak dari berbuat syirik. Sebagaimanan nasihat Luqman kepada anaknya,
.
.
“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika ia memberi pelajaran kepadanya, ‘Wahai anakku! Janganlah engkau memperskutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezhaliman yang besar.’” [Luqman: 13]
.
.
2. Pada usia balita (sekitar 2-5 tahun), kita ajarkan kepada mereka kalimat-kalimat yang baik serta bacaan Al-Qur-an, sebagaimana yang dicontohkan oleh para Shahabat dan generasi Tabi’in dan Tabi’ut Tabi’in, sehingga banyak dari mereka yang sudah hafal Al-Qur-an pada usia sangat belia.
.
.
3. Perhatian terhadap shalat juga harus menjadi prioritas utama bagi orang tua kepada anaknya. Shalat merupakan tiang agama, jika seseorang melalaikannya niscaya agama ini tidak bisa tegak pada dirinya. Shalat ini pulalah yang pertama kali akan dihisab oleh Allaah di akhirat. Untuk itulah, hendaknya orang tua dengan tiada bosan senantiasa memberikan contoh dengan shalat di awal waktu dengan berjama’ah di masjid, mengajaknya serta menanyakan kepada anaknya apakah dia telah menunaikan shalatnya ataukah belum.
.
.
Selengkapnya Baca Di Sumber 📚: https://almanhaj.or.id/1048-kewajiban-mendidik-anak.html
💌
💌#ummubasimah
#fiqihmuslimah #fiqihwanita_
____________
.
Follow @fikihmuslimah_
Senin, 25 Februari 2019
Jumat, 22 Februari 2019
Di cari Teman yang bisa men-Shalatkan kita ketika kita wafat
📖 *DICARI Teman yang bisa Men-Sholatkan kita... Ketika KITA WAFAT* 🤲🏼
*Duka cita di zaman sekarang*
Karangan Bunga tidak menambah apa-apa.
Ada seseorang yang kami kenal...,
sebagai seorang yang diberikan kedudukan yang tinggi di dunia ini dihadapan manusia. Beberapa waktu yg lalu, beliau rahimahullah wafat.
Ma syaa Alloh, selang satu jam tersiar berita duka, semua masyarakat bergerak. Tamu berdatangan kerumah megahnya. Tidak sampai tiga jam, jalan raya di sekitar rumah duka, penuh dengan karangan bunga yg tersurat dari rupa-rupa orang besar di negeri ini.
Jalanan ditutup untuk umum, dijaga oleh polisi militer. Patroli pengawal disiapkan, panitia pengurusan jenazah didatangkan khusus. Keluarga tidak mau pengurusan oleh jamaah Masjid. Tak masalah.
Hingga selesailah jenazah dikafani, dan siap dishalatkan.
Diluar rumah orang ratusan sudah berjejalan hadir. Maka diputuskan jenazah dishalatkan di masjid. Segera kami siapkan, masjid siap, jenazah sudah dihadapan imam, tetapi....
yang berbaris dibelakang imam baru enam orang!
Subhanallah, kami susul para pelayat di luar masjid.
"Pak..., Bu..., ayo ambil wudhu...! Shalat jenazah mau dimulai...! Ayo Pak...!!", kami menyeru.....
Namun, tamu-tamu elite dan sosialita ini berujar diluar dugaan, "ini susah buka sepatunya, dek...!" atau "kami doakan saja..., dek dari sini, timpal ibu yg lain sambil bercermin ke kaca mobil.
Subhanallah, kami seru tetangga-tetangga kampung kami yg sama-sama hadir menyaksikan prosesi megah ini,
"Pak..., Bu..., Ayo...! Cepet wudhu...! Ayo Pak..., diminta keikhlasannya...!!"
Bapak ibu tetangga kami ini hanya menggeleng, sambil tersenyum, "Nggak dek..."
Malu. Banyak orang besar! Kami terhenyak menyerah...
Akhirnya kami kembali kedalam masjid, yang saat itu terhimpun sekitar 11 orang yang kemudian kami bagi menjadi tiga shaf.
Jenazah pun dishalatkan.
Semoga Allah mengampuni almarhum..., menyayangi beliau..., dan memasukkan beliau ke dalam Syurga-Nya yang penuh kenikmatan.
*Ibrah bagi yang hidup*:
Berkawanlah dengan mereka yang pada waktunya, ikhlas menyalatkan jenazah kita..., bahkan walau pun harus menempuh jarak. Mereka yang ikhlas mau mendo'akan ampunan Allah bagi kita ketika jasad ini sudah kaku.
Berdekatanlah dengan mereka yang benar-benar menyayangi kita Dunia-Akhirat.
Karena karangan bunga tidak menambah apa-apa.....
*Takziah dan ikut men-Sholatkan jenazah serta mendo'akan itulah yang paling utama*.....
Carilah teman ta'at Dunia- Akhirat supaya kelak kita tidak hanya menerima kiriman karangan bunga...
#Reminder diri, sudah kah kita mempunyai teman seperti ini ?
Semoga... In Syaa Alloh...
*Saudaraku, kalau saya berpulang duluan titip sholatkan ya ?*
*Jazakumullah khairan* 🙏🏼🙏🏼
*Duka cita di zaman sekarang*
Karangan Bunga tidak menambah apa-apa.
Ada seseorang yang kami kenal...,
sebagai seorang yang diberikan kedudukan yang tinggi di dunia ini dihadapan manusia. Beberapa waktu yg lalu, beliau rahimahullah wafat.
Ma syaa Alloh, selang satu jam tersiar berita duka, semua masyarakat bergerak. Tamu berdatangan kerumah megahnya. Tidak sampai tiga jam, jalan raya di sekitar rumah duka, penuh dengan karangan bunga yg tersurat dari rupa-rupa orang besar di negeri ini.
Jalanan ditutup untuk umum, dijaga oleh polisi militer. Patroli pengawal disiapkan, panitia pengurusan jenazah didatangkan khusus. Keluarga tidak mau pengurusan oleh jamaah Masjid. Tak masalah.
Hingga selesailah jenazah dikafani, dan siap dishalatkan.
Diluar rumah orang ratusan sudah berjejalan hadir. Maka diputuskan jenazah dishalatkan di masjid. Segera kami siapkan, masjid siap, jenazah sudah dihadapan imam, tetapi....
yang berbaris dibelakang imam baru enam orang!
Subhanallah, kami susul para pelayat di luar masjid.
"Pak..., Bu..., ayo ambil wudhu...! Shalat jenazah mau dimulai...! Ayo Pak...!!", kami menyeru.....
Namun, tamu-tamu elite dan sosialita ini berujar diluar dugaan, "ini susah buka sepatunya, dek...!" atau "kami doakan saja..., dek dari sini, timpal ibu yg lain sambil bercermin ke kaca mobil.
Subhanallah, kami seru tetangga-tetangga kampung kami yg sama-sama hadir menyaksikan prosesi megah ini,
"Pak..., Bu..., Ayo...! Cepet wudhu...! Ayo Pak..., diminta keikhlasannya...!!"
Bapak ibu tetangga kami ini hanya menggeleng, sambil tersenyum, "Nggak dek..."
Malu. Banyak orang besar! Kami terhenyak menyerah...
Akhirnya kami kembali kedalam masjid, yang saat itu terhimpun sekitar 11 orang yang kemudian kami bagi menjadi tiga shaf.
Jenazah pun dishalatkan.
Semoga Allah mengampuni almarhum..., menyayangi beliau..., dan memasukkan beliau ke dalam Syurga-Nya yang penuh kenikmatan.
*Ibrah bagi yang hidup*:
Berkawanlah dengan mereka yang pada waktunya, ikhlas menyalatkan jenazah kita..., bahkan walau pun harus menempuh jarak. Mereka yang ikhlas mau mendo'akan ampunan Allah bagi kita ketika jasad ini sudah kaku.
Berdekatanlah dengan mereka yang benar-benar menyayangi kita Dunia-Akhirat.
Karena karangan bunga tidak menambah apa-apa.....
*Takziah dan ikut men-Sholatkan jenazah serta mendo'akan itulah yang paling utama*.....
Carilah teman ta'at Dunia- Akhirat supaya kelak kita tidak hanya menerima kiriman karangan bunga...
#Reminder diri, sudah kah kita mempunyai teman seperti ini ?
Semoga... In Syaa Alloh...
*Saudaraku, kalau saya berpulang duluan titip sholatkan ya ?*
*Jazakumullah khairan* 🙏🏼🙏🏼
Minggu, 17 Februari 2019
Jangan menginjak Kepercayaan
Saya sangat berharap sobat- sobat sekalian jangan sekali- kali menginjak "kepercayaan", sekali orang lain kehilangan kepercayaan padamu, maka hidupmu pasti hancur!
Ingat, kepercayaan orang lain adalah harta seumur hidup!
Selain itu, tolong kamu catat perkataan di bawah ini:
1. Orang yang suka inisiatif mentraktir, bukanlah karena ia punya banyak uang, tapi karena ia memandang "pertemanan lebih penting" dari pada hartanya.
2. Orang yang suka mengalah saat bekerja sama, bukanlah karena ia takut, melainkan tahu apa artinya "berbagi".
3. Orang yang bersedia bekerja lebih keras dari orang lain, bukanlah karena ia bodoh, tapi karena mengerti apa artinya "bertanggung jawab".
4. Orang yang terlebih dulu minta maaf saat berdebat, bukanlah karena mengaku salah, melainkan tahu artinya "menghargai".
5. Orang bersedia membantumu, bukan karena berhutang, tapi karena menganggapmu sebagai "teman".
Sudah berapa banyak orang yang tidak memperhatikan logika ini? Sudah berapa banyak orang yang menganggap pengorbanan orang lain adalah "hal yang semestinya"?
Bila orang tulus berjalan, ia akan jalan sampai ke dalam hati.
Bila orang munafik berjalan, cepat atau lambat ia akan ditendang sampai keluar dari pandangan orang lain!
Bila pertemuan di antara manusia adalah jodoh, maka hal yang diandalkan hanyalah ketulusan dan kepercayaan!
Kamu mau menjadi orang seperti apa, semuanya adalah pilihanmu.
Percayalah, hubungan antar manusia harus mengandalkan kepercayaan!
Terserah kamu mau pinjam uang atau tidak, yang terpenting kamu harus memberikan kepercayaan!
Salam Sukses Hebat Luar biasa..
Ingat, kepercayaan orang lain adalah harta seumur hidup!
Selain itu, tolong kamu catat perkataan di bawah ini:
1. Orang yang suka inisiatif mentraktir, bukanlah karena ia punya banyak uang, tapi karena ia memandang "pertemanan lebih penting" dari pada hartanya.
2. Orang yang suka mengalah saat bekerja sama, bukanlah karena ia takut, melainkan tahu apa artinya "berbagi".
3. Orang yang bersedia bekerja lebih keras dari orang lain, bukanlah karena ia bodoh, tapi karena mengerti apa artinya "bertanggung jawab".
4. Orang yang terlebih dulu minta maaf saat berdebat, bukanlah karena mengaku salah, melainkan tahu artinya "menghargai".
5. Orang bersedia membantumu, bukan karena berhutang, tapi karena menganggapmu sebagai "teman".
Sudah berapa banyak orang yang tidak memperhatikan logika ini? Sudah berapa banyak orang yang menganggap pengorbanan orang lain adalah "hal yang semestinya"?
Bila orang tulus berjalan, ia akan jalan sampai ke dalam hati.
Bila orang munafik berjalan, cepat atau lambat ia akan ditendang sampai keluar dari pandangan orang lain!
Bila pertemuan di antara manusia adalah jodoh, maka hal yang diandalkan hanyalah ketulusan dan kepercayaan!
Kamu mau menjadi orang seperti apa, semuanya adalah pilihanmu.
Percayalah, hubungan antar manusia harus mengandalkan kepercayaan!
Terserah kamu mau pinjam uang atau tidak, yang terpenting kamu harus memberikan kepercayaan!
Salam Sukses Hebat Luar biasa..
Rahasia SUJUD ketika SHOLAT
*R A H A S I A S U J U D*
*K E T I K A S H O L A T*
1. *Sujud* melibatkan 5 anggota badan yang bertumpu pada bumi, yaitu :
- dahi,
- hidung,
- kedua telapak tangan,
- lutut, dan
- kedua ujung kaki (jari).
2. *Sujud adalah konsep*:
- merendahkan diri,
- memuji Allah SWT, dan
- memohon segala macam hajat kepada Allah swt.
3. *Sekaligus, mengikis sifat tercela*: - riya, - sombong, - ujub, dan
- takabur dan lain-lain.
4. *Dr Fidelma O'Leary, Phd Neuroscience dari St Edward's University,*
telah menjadi mu'allaf, karena mendapati fakta tentang manfaat sujud bagi kesehatan.
5. *Dalam kajiannya* ditemukan bahwa ada beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah dan urat ini hanya dimasuki darah ketika manusia bersujud.
(lebih lama setelah Sholat Subuh).
6. *Tetapi urat saraf ini hanya memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja,* yaitu pada waktu-2 sholat yang telah ditetapkan (subuh, zuhur, asar, maghrib dan Isya').
SubhanAllah...
7. *Jadi, siapa yang tidak solat maka urat ini tidak menerima darah sehingga otaknya tidak berfungsi secara normal.*
8. *Salah satu indikasinya adalah timbul macam-macam gejala sosial di masyarakat yg tidak solat saat ini.*
9. *Karena letak otak di atas jantung, maka kata Prof Hembing, jantung hanya mampu menyalurkan 20% darah ke otak manusia, maka dibantu lagi dengan sujud yang lebih lama agar dapat menambah kekuatan aliran darah ke otak*.
10. *Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Rasulullah saw, supaya kita sujud berlama-lama pada raka'at terakhir.*
11. *Manfaat sujud berlama-lama ini adalah untuk* :
1. Mencegah pening,
2. Terhindar migrain,
3. Menyegarkan otak,
4. Menajamkan akal dan
fikiran (lebih sensitif),
5. Melonggarkan sistem
pernafasan,
6. Memperbaiki kandung rahim yang turun,
7. Menjaga dan menguatkan kedudukan
bayi dalam kandungan.
8. Menghindarkan kandungan sungsang dan lain lain.
12. Dan yang menakjubkan, jika kita memperhatikan, bentuk saraf yang ada dalam otak kita berbentuk seperti orang yang sedang sujud...
*MasyaAllah*
13. Jika anda membagikan ini kepada 1 orang artinya anda sudah menyebarkan 10 kebaikan di akhirat.
Insya Allah......!!!!
*K E T I K A S H O L A T*
1. *Sujud* melibatkan 5 anggota badan yang bertumpu pada bumi, yaitu :
- dahi,
- hidung,
- kedua telapak tangan,
- lutut, dan
- kedua ujung kaki (jari).
2. *Sujud adalah konsep*:
- merendahkan diri,
- memuji Allah SWT, dan
- memohon segala macam hajat kepada Allah swt.
3. *Sekaligus, mengikis sifat tercela*: - riya, - sombong, - ujub, dan
- takabur dan lain-lain.
4. *Dr Fidelma O'Leary, Phd Neuroscience dari St Edward's University,*
telah menjadi mu'allaf, karena mendapati fakta tentang manfaat sujud bagi kesehatan.
5. *Dalam kajiannya* ditemukan bahwa ada beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah dan urat ini hanya dimasuki darah ketika manusia bersujud.
(lebih lama setelah Sholat Subuh).
6. *Tetapi urat saraf ini hanya memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja,* yaitu pada waktu-2 sholat yang telah ditetapkan (subuh, zuhur, asar, maghrib dan Isya').
SubhanAllah...
7. *Jadi, siapa yang tidak solat maka urat ini tidak menerima darah sehingga otaknya tidak berfungsi secara normal.*
8. *Salah satu indikasinya adalah timbul macam-macam gejala sosial di masyarakat yg tidak solat saat ini.*
9. *Karena letak otak di atas jantung, maka kata Prof Hembing, jantung hanya mampu menyalurkan 20% darah ke otak manusia, maka dibantu lagi dengan sujud yang lebih lama agar dapat menambah kekuatan aliran darah ke otak*.
10. *Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Rasulullah saw, supaya kita sujud berlama-lama pada raka'at terakhir.*
11. *Manfaat sujud berlama-lama ini adalah untuk* :
1. Mencegah pening,
2. Terhindar migrain,
3. Menyegarkan otak,
4. Menajamkan akal dan
fikiran (lebih sensitif),
5. Melonggarkan sistem
pernafasan,
6. Memperbaiki kandung rahim yang turun,
7. Menjaga dan menguatkan kedudukan
bayi dalam kandungan.
8. Menghindarkan kandungan sungsang dan lain lain.
12. Dan yang menakjubkan, jika kita memperhatikan, bentuk saraf yang ada dalam otak kita berbentuk seperti orang yang sedang sujud...
*MasyaAllah*
13. Jika anda membagikan ini kepada 1 orang artinya anda sudah menyebarkan 10 kebaikan di akhirat.
Insya Allah......!!!!
3 hal yang menyedihkan dan memilukan
*TIGA HAL, YANG MENYEDIHKAN dan MEMILUKAN*
1) . Seorang *LELAKI* Yang Tidak Pernah Masuk *MASJID*
Kecuali *JENAZAHNYA*.
2). Seorang *WANITA* Yang Tidak Pernah Menutupi *AURATNYA*
Kecuali Ketika Dia *DIKAFANKAN.*
3). *SESEORANG* yang tidak pernah mau *BERSEDEKAH*
Kecuali Ketika *KELUARGANYA BERSEDEKAH* atas *NAMANYA* Ketika Dia Sudah di *ALAM KUBUR.*
Itupun jika *KELUARGANYA PEDULI.*
*IA SELALU TERLAMBAT, BAGAI...... SEBUAH PENYESALAN* '
Tetapi Dia Begitu CEPAT dan SIGAP, Memburu Perkara *DUNIA*.
Firman ALLAH Ta'ala :
*بل تؤثرون الحياة الدنيا*
“Sedangkan kamu lebih mengutamakan kehidupan dunia...”
(QS AL-A'LA : 16 )
Demikianlah, Sikap KEBANYAKAN Manusia :
1). *KITA* Biasanya Masuk Ke Tempat Kerja, Segera Sebelum *WAKTUNYA*.
2). *KITA* Biasanya tiba di lapangan terbang, cepat sebelum *WAKTUNYA.*
3. *KITA* Biasanya datang (menunggu giliran) di rumah sakit buru-Buru sebelum *WAKTUNYA*.
4). *KITA* Biasanya berada di dalam stasiun kereta api, 2 atau 3 jam *SEBELUM WAKTU BERANGKAT*.
*AKAN TETAPI* Tatkala *KITA* Mendengar Suara *ADZAN* *KITA* Seringkali Bersantai, *TANPA* Merasa *BERSALAH APA-APA*.
Kalau Di Masa Lalu, Kita Diajarkan
*WAKTU* Adalah *UANG*,
Mulai Saat Ini, Kita Belajar
*WAKTU* Adalah *IBADAH*".
*WAKTU Adalah NAFAS* Yang Setelah Terlewat, Tidak Akan Bisa Kembali..!
*WAKTU Adalah IBADAH* Karena Setiap Detik Harus Bernilai Ibadah. Apa Pun Aktivitasnya.
*MANUSIA* Sesungguhnya Hanya *PENGENDARA* Di Atas Punggung Usianya.
*DIGULUNG* Hari Demi Hari, Bulan Dan Tahun, Tanpa Terasa.
*NAFAS KITA* Terus Berjalan, Seiring Jalannya Waktu, Setia Menuntun Kita Ke *Pintu Kematian.*
Sesungguhnya *DUNIA*-Lah Yang Makin Kita *JAUHI* ...Dan
*LIANG KUBUR*-Lah Yang Makin Kita *DEKATI*...
*1 Hari Berlalu, Berarti 1 Hari Pula Berkurang Usia Kita.*
Umur Kita Yang Tersisa Di *Hari Ini*, Sungguh Tidak Ternilai Harganya,
Sebab *Esok Hari*, Belum Tentu Jadi Bagian Dari Diri Kita.
Karena Itu, *JANGAN BIARKAN* HARI INI Berlalu Tanpa *KEBAIKAN* Yang Bisa Kita *LAKUKAN,*
JANGAN Tertipu Dengan *USIA MUDA*, Karena *SYARAT* Untuk MATI, Tidaklah Harus *TUA*.
*JANGAN* Terperdaya Dengan Badan *SEHAT*, Karena *SYARAT MATI* Tidak Pula Harus *SAKIT*....
*TERUSLAH*
*Berbuat Baik…*
*BERKATA BAIK…*
WALAU Tidak Banyak Orang Yang *Mengenali Kebaikan Kita*, Tapi *KEBAIKAN* Yang Kita Lakukan Adalah *KEBAHAGIAAN* Dimana Perbuatan BAIK Kita di ketahui *Allah SWT*, dan Akan Terus Dikenang Oleh Mereka Yang Tahu yang Kelak Kita Tinggalkan.
Jadilah Seperti *AKAR Yang TIDAK TERLIHAT*, Tapi Tetap *MENYOKONG KEHIDUPAN*...
Jadilah Seperti *JANTUNG Yang TIDAK TERLIHAT*, Tapi Terus *BERDENYUT* Setiap Saat TANPA HENTI;
Hingga Membuat Kita *TERUS HIDUP*, Sampai *BATAS WAKTUNYA UNTUK BERHENTI*...
*SEMAKIN JAUH* Kita Meninggalkan Hari *Kelahiran*.. Semakin Dekat Kita Menuju Hari *Kematian*...
*KEMATIAN ITU PASTI*...
Tetapi Mati Yang Baik atau Buruk, adalah *PILIHAN*.
Mari... Jadikan HARI INI *LEBIH BAIK* Dari *HARI KEMARIN*.dan HARI *ESOK*, Harus Lebih *Baik* Dari *Hari Ini*.....
Semoga Bermanfaat.
1) . Seorang *LELAKI* Yang Tidak Pernah Masuk *MASJID*
Kecuali *JENAZAHNYA*.
2). Seorang *WANITA* Yang Tidak Pernah Menutupi *AURATNYA*
Kecuali Ketika Dia *DIKAFANKAN.*
3). *SESEORANG* yang tidak pernah mau *BERSEDEKAH*
Kecuali Ketika *KELUARGANYA BERSEDEKAH* atas *NAMANYA* Ketika Dia Sudah di *ALAM KUBUR.*
Itupun jika *KELUARGANYA PEDULI.*
*IA SELALU TERLAMBAT, BAGAI...... SEBUAH PENYESALAN* '
Tetapi Dia Begitu CEPAT dan SIGAP, Memburu Perkara *DUNIA*.
Firman ALLAH Ta'ala :
*بل تؤثرون الحياة الدنيا*
“Sedangkan kamu lebih mengutamakan kehidupan dunia...”
(QS AL-A'LA : 16 )
Demikianlah, Sikap KEBANYAKAN Manusia :
1). *KITA* Biasanya Masuk Ke Tempat Kerja, Segera Sebelum *WAKTUNYA*.
2). *KITA* Biasanya tiba di lapangan terbang, cepat sebelum *WAKTUNYA.*
3. *KITA* Biasanya datang (menunggu giliran) di rumah sakit buru-Buru sebelum *WAKTUNYA*.
4). *KITA* Biasanya berada di dalam stasiun kereta api, 2 atau 3 jam *SEBELUM WAKTU BERANGKAT*.
*AKAN TETAPI* Tatkala *KITA* Mendengar Suara *ADZAN* *KITA* Seringkali Bersantai, *TANPA* Merasa *BERSALAH APA-APA*.
Kalau Di Masa Lalu, Kita Diajarkan
*WAKTU* Adalah *UANG*,
Mulai Saat Ini, Kita Belajar
*WAKTU* Adalah *IBADAH*".
*WAKTU Adalah NAFAS* Yang Setelah Terlewat, Tidak Akan Bisa Kembali..!
*WAKTU Adalah IBADAH* Karena Setiap Detik Harus Bernilai Ibadah. Apa Pun Aktivitasnya.
*MANUSIA* Sesungguhnya Hanya *PENGENDARA* Di Atas Punggung Usianya.
*DIGULUNG* Hari Demi Hari, Bulan Dan Tahun, Tanpa Terasa.
*NAFAS KITA* Terus Berjalan, Seiring Jalannya Waktu, Setia Menuntun Kita Ke *Pintu Kematian.*
Sesungguhnya *DUNIA*-Lah Yang Makin Kita *JAUHI* ...Dan
*LIANG KUBUR*-Lah Yang Makin Kita *DEKATI*...
*1 Hari Berlalu, Berarti 1 Hari Pula Berkurang Usia Kita.*
Umur Kita Yang Tersisa Di *Hari Ini*, Sungguh Tidak Ternilai Harganya,
Sebab *Esok Hari*, Belum Tentu Jadi Bagian Dari Diri Kita.
Karena Itu, *JANGAN BIARKAN* HARI INI Berlalu Tanpa *KEBAIKAN* Yang Bisa Kita *LAKUKAN,*
JANGAN Tertipu Dengan *USIA MUDA*, Karena *SYARAT* Untuk MATI, Tidaklah Harus *TUA*.
*JANGAN* Terperdaya Dengan Badan *SEHAT*, Karena *SYARAT MATI* Tidak Pula Harus *SAKIT*....
*TERUSLAH*
*Berbuat Baik…*
*BERKATA BAIK…*
WALAU Tidak Banyak Orang Yang *Mengenali Kebaikan Kita*, Tapi *KEBAIKAN* Yang Kita Lakukan Adalah *KEBAHAGIAAN* Dimana Perbuatan BAIK Kita di ketahui *Allah SWT*, dan Akan Terus Dikenang Oleh Mereka Yang Tahu yang Kelak Kita Tinggalkan.
Jadilah Seperti *AKAR Yang TIDAK TERLIHAT*, Tapi Tetap *MENYOKONG KEHIDUPAN*...
Jadilah Seperti *JANTUNG Yang TIDAK TERLIHAT*, Tapi Terus *BERDENYUT* Setiap Saat TANPA HENTI;
Hingga Membuat Kita *TERUS HIDUP*, Sampai *BATAS WAKTUNYA UNTUK BERHENTI*...
*SEMAKIN JAUH* Kita Meninggalkan Hari *Kelahiran*.. Semakin Dekat Kita Menuju Hari *Kematian*...
*KEMATIAN ITU PASTI*...
Tetapi Mati Yang Baik atau Buruk, adalah *PILIHAN*.
Mari... Jadikan HARI INI *LEBIH BAIK* Dari *HARI KEMARIN*.dan HARI *ESOK*, Harus Lebih *Baik* Dari *Hari Ini*.....
Semoga Bermanfaat.
Langganan:
Komentar (Atom)
Termasuk Akhlak Yang Mulia
TERMASUK AKHLAK YANG MULIA 🎙 Yusuf bin Asbath rahimahullah berkata : “Tanda akhlak mulia itu ada pada 10 perkara : 1. Jarang berselisih. 2...
-
Jika kamu merasa bersyukur 👏 atas segala Rahmat Allah, jangan sungkan Tunaikanlah ibadah haji sebelum tidur.... Ini sangat menarik...
-
Kisah yang inspiratif. Seorang manager yang memiliki gaji 100 juta perbulan tengah berdiri di tepi pantai dan memandang ke arah laut, keti...
-
*🌠MUHASABAH DIRI TENTANG SEPULUH LANGKAH MEMBUAT RIZKI MENGHAMPIRI KITA*🌈 Sebagai mana kita ketahui Allah SWT berfirman: وَّيَرْزُقْ...
