Minggu, 18 Februari 2018

Sholat, mengingat barang yang hilang



SUATU ketika dalam sebuah perbincangan, tercetus sebuah pernyataan. “Kalau lupa sesuatu, kamu Shalat saja! Nanti pasti ingat kembali.”

Memang ada beberapa orang yang teringat kembali terhadap kejadian-kejadian yang telah terlupa, justru ketika mereka sedang melakukan shalat.

Ingat belum bayar hutang ke si ibu anu, ingat cicilan panci hingga ingat mantan si doi yang baru saja diperistri orang. Dan berbagai ingatan demi ingatan lainnya, yang muncul justru ketika shalat. Lalu kenapa ketika sedang shalat kita seringkali teringat sesuatu hal?

Suatu ketika, imam abu Hanifah memberikan fatwa kepada orang yang lupa dimana ia menyembunyikan hartanya.

Abu Hanifah memberikan kesimpulan untuk menjawab orang yang bertanya kepada beliau, bahwa dirinya telah mengubur hartanya. Sementara dia lupa, di mana dia mengubur hartanya. Abu Hanifah menasehatkan agar orang ini shalat dan berusaha untuk khusyu, dan tidak memikirkan dunia apapun. Orang inipun mengikuti sarannya Abu Hanifah, dan dia ingat tempat dia mengubur hartanya seketika itu juga. (Tanwir al-Hawalik, hlm. 69).

Dengan melakukan shalat, harta yang  lupa disembunyikan dimana, seketika teringat kembali. Tapi ternyata ingatan yang kembali itu merupakan upaya setan untuk mencederai shalat kita.

@sumber : islampos (copas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Termasuk Akhlak Yang Mulia

 TERMASUK AKHLAK YANG MULIA 🎙 Yusuf bin Asbath rahimahullah berkata : “Tanda akhlak mulia itu ada pada 10 perkara : 1. Jarang berselisih. 2...